Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts

Wednesday, March 30, 2016

Tanda-tanda orang sedang berbohong

Berikut tanda-tanda orang sedang berbohong yang dirangkum dari berbagi sumber

1. Nada suaranya cenderung rendah atau pelan
Cara ini juga sudah dibuktikan dengan penelitian secara psikologis bahwa orang yang sedang berbohong akan memiliki kecenderungan untuk memelankan suaranya sehingga nada suara yang keluar dari mulutnya terdengar rendah.
Parahnya lagi terkadang seperti sedang melakukan bisikan sehingga kurang didengar oleh lawan bicaranya.
Oleh karena itu, apabila kita awalnya memulai sebuah pembicaraan dengan nada yang normal atau biasa-biasa saja bahkan berapi-api begitu pula lawan bicara kita.
Lalu mendadak di tengah atau akhir pembicaraan nada suara lawan bicara kita berubah menjadi lebih pelan dan terkesan berhati-hati, maka kita perlu berhati-hati akan kata-katanya karena bisa saja dia sedang berbohong kepada kita.

2. Tangan Terlalu Banyak Menyentuh Bagian Tubuh Tertentu
Melakukan kebohongan bisa menimbulkan suatu perasaan tidak nyaman.
Hal ini berakibat sang pembohong menjadi salah tingkah, dan terlalu banyak menyentuh dirinya, seperti wajah, bibir, dan leher.
Kenali tanda-tanda ini sebagai salah satu ciri orang berbohong, terutama ketika anda terus mengejar dia dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan yang potensial untuk membongkar kebohongannya.

3. Mengalihkan Topik Pembicaraan
Rasa tidak nyaman ketika sedang berbohong cenderung membuat si pembohong tak ingin terus menerus membicarakan topik tersebut.
Ia akan mencoba mengganti bahan pembicaraan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, melakukan aktivitas lain, atau menggunakan berbagai sindiran dan sarkasme untuk meninggalkan topik tersebut.

4. Memberikan alasan yang terlalu panjang
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa berbohong adalah memutar balikkan fakta atau kenyataan yang ada.
Sedemikian sehingga orang yang berbohong biasanya akan mengarang-ngarang cerita yang terkadang tidak masuk akal.
Ditambah lagi, dia akan sering memanjang-manjangkan cerita yang seharusnya singkat.
Hal ini dilakukan hanya untuk membuat kita supaya lebih yakin akan cerita yang disampaikannya.
Oleh karena itu, tetaplah kritis dan hati-hati kepada orang yang sering memanjangkan ceritanya walaupun pada kenyataannya bisa dipersingkat.
Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi apabila seseorang memanjang cerita singkatnya kepada kita, yang misalnya merupakan lawan bicaranya.
Pertama, untuk membuatnya semakin jelas dan detail sehingga kita tidak perlu lagi bertanya-tanya kepadanya.
Kedua, untuk menutupi kesalahannya yang berarti telah ada sesuatu yang disembunyikan dengan sebuah kebohongan kepada kita.

5. Jeda Antara Ekspresi Fisik dan Emosi
Orang yang tidak jujur cenderung meninggalkan jeda yang sangat nampak antara ekspresi fisik dan emosi yang ia tunjukkan.
Contohnya, misalkan anda memberi sebuah hadiah yang tidak disukai oleh orang tersebut, dan orang tersebut berpura-pura menyukai hadiah dari anda.
Pertama, ia akan berkata "Oh, saya menyukai hadiah ini!", dan beberapa saat kemudian baru tersenyum.
Jika ia benar-benar menyukai hadiah tersebut, dia akan tersenyum dan mengatakan perkataan tersebut dalam waktu yang bersamaan.

6. Menghindari Kontak Mata
Hal ini sudah menjadi reaksi alamiah manusia, di mana mereka tidak bisa menatap mata lawan bicara ketika sedang berbohong.
Oleh karen itu, cobalah untuk menatap mata lawan bicara anda dalam-dalam ketika ia sedang mengungkapkan sesuatu.
Jika ia mengalihkan pandangan dari anda, kemungkinan besar hal yang ia katakan adalah sebuah kebohongan.

7. Perhatikan cara bernapasnya
Orang yang sedang berbohong pasti menginginkan agar pembicaraan yang dilakukan cepat selesai.
Sedemikian sehingga orang yang berbohong akan terkesan tergesa-gesa dalam pembicaraannya.
Pembicaraan yang tergesa-gesa itulah yang sering membuatnya terengah-tengah atau ngos-ngosan dalam bernapas.
Namun jangan salah, orang yang melakukan napas panjang sekalipun, dalam artian tidak terlalu ngos-ngosan dalam bernapas, bisa juga saja menjadikannya kedok untuk menengkan dan mengontrol dirinya ketika melakukan kebohongan.
Oleh karena itu, perhatikan cara bernapas lawan bicara kita. Apabila dia berbohong, cara bernapas yang dilakukannya akan berubah-ubah karena dia tidak akan merasa rileks.
Berbeda apabila dia jujur, napasnya akan biasa saja dan terlihat santai serta rileks.

8. Cara Bicara Yang Tidak Natural
Kebohongan bisa membuat orang yang mengatakannya menjadi tidak natural dalam berbicara.
Ia cenderung menambahkan terlalu banyak detail pada topik pembicaraan, menyisipkan humor-humor yang terkesan dipaksakan, atau bahkan menjadi diam dalam durasi waktu yang cukup lama.
Pastikan pula anda menangkap tanda-tanda ketidak laziman ini jika ingin mendeteksi kejujuran seseorang.

9. Amati titik tumpuan berat badan
Hal ini bisa dilakukan apabila kita sedang melakukan pembicaraan dengan keadaan berdiri.
Orang yang jujur pasti akan berdiri sebagaimana mestinya, yaitu tenang dan tidak akan berpindah-pindah titik tumpuan berat tubuhnya.
Berbeda kasusnya apabila orang atau lawan bicara kita sedang berbohong, dia akan merasa tidak nyaman dan tenang sehingga terlihat gusar dan sering berpindah-pindah titik tumpuan tubuhnya.
Dan juga biasanya orang yang berbohong saat berdiri akan cenderung untuk menggerak-gerakkan salah satu kakinya.

10. Berusaha meyakinkan kita secara berlebihan
Siapapun orangnya pasti tidak ingin kalau kebohongannya terbongkar di hadapan orang lain.
Dia pasti akan berusaha untuk terus menutupinya agar tidak ketahuan.
Oleh karena itu, secara tidak sadar mereka pasti akan berusaha untuk meyakinkan lawan bicara secara berlebihan.
Kata-kata yang biasanya digunakan, diantaranya "Percayalah", "Sebenarnya" bahkan membawa-bawa nama Tuhan, "Demi Tuhan", pada saat yang bukan tempatnya. Bukankah itu sudah berlebihan?
Dan satu hal yang harus diketahui bahwa orang yang jujur tidak perlu untuk meyakinkan lawan bicara secara berlebihan seperti penjelasan di atas karena kejujuran akan perkataannya pasti akan terlihat dari caranya berbicara, ekspresi wajah, dan sorot matanya.

11. Sering melakukan gerakan tubuh
Pada saat seseorang berbohong, dia secara refleks akan melakukan gerakan pada tubuhnya baik secara sadar atau tidak sadar seperti:
- Gerakan tangan : Orang yang melakukan kebohongan akan cenderung merasa tidak tenang.
Tanpa disadari atau secara refleks terkadang akan melakukan gerakan-gerakan.
Gerakannya yaitu dengan salah satu tangannya, seperti menyentuh leher, hidung, mulut atau bibir, menggaruk mata maupun menggerakkan benda-benda yang mungkin ada di sekitarnya.
- Gerakan kaki : Selain melakukan gerakan tangan, orang yang berbohong terkadang juga akan menggerak-gerakkan kakinya.
Entah ketika sedang berbicara sambil berdiri maupun duduk.
Gerakan itu merupakan gambaran darinya bahwa dia merasa tidak nyaman dan tidak tenang dalam menyampaikan kebohongannya.
Gerakan yang bisa saja dilakukan adalah menghentak-hentakkan kaki ke lantai atau tanah dan mengayun-ayunkan kaki ke depan atau belakang.
- Gerakan badan : Gerakan badan yang dimaksudkan di sini bisa dicontohkan seperti bahu yang terangkat secara refleks serta siku yang masuk ke tubuh bagian dalam.
Seseorang yang sedang berbohong biasanya tanpa disadari akan melakukan gerakan-gerakan tersebut.
Ditambah lagi, orang yang berbohong biasanya ingin cepat meninggalkan lawan bicara sehingga secara refleks melakukan gerakan badan seperti menjauhi lawan bicaranya atau menghindari adanya kontak tubuh dengan lawan bicaranya.


Thursday, October 2, 2014

Menelusuri Sifat Seseorang Dengan Melihat Golongan Darah

Golongan darah A Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber'temperamen' sama. 

Golongan darah B Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang. 

Golongan darah O Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu). Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, "loved by all". Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai. 

Golongan darah AB Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.

Tuesday, September 30, 2014

Obat Galau

Banyak orang merasakan GALAU karena soal cinta, enggak tau kenapa saya sering liat status galau di twitter, nah hari ini saya akan kasih tips mengatasi rasa galau pada kamu-kamu semua langsung aja cekidott !!!

1. Positive thinking
Ini  yang paling penting, kita harus berfikiran positif ketika mendengar hal, atau kabar, atau apa pun yang kita dengar. Kita jangan gampang meresap apa yang kita dengar dan langsung masuk ke hati. Sebelum masuk ke hati kita harus berfikir sejenak dan jangan gampang memutuskan hal yang kita cerna itu.

2. Mendengarkan music
Mendengarkan music kita membuat hati kita tenang, tapi dalam tanda kutip lagu itu cocok dengan suasana hati kita pada saat itu J.

3. Hang out bareng sahabat
Cara ini juga biasa kita lakukan asal kita pergi ketempat yang tepat dengan suasana hati kita, biasanya tempat yang sering di kunjungi adalah mall, pantai, dan taman. Pokok nya pergilah ketempat yang sesuai dengan perasaan kita asal tempat tersebut tidak membahayakan dan jangan lupa untuk mengajak sahabat kalian karena di sangat berperan dalam hal perasaan kita.

4. Membaca buku
Membaca buku juga dapat menghilangkan galau, membaca juga enggak mesti membaca bacaan yang berat, tapi cobalah untuk membaca majalah, komik, novel, atau sesuatu yang membuat kita bisa tertawa.

5. Berbagi cerita dengan kawan
Cara ini terbukti yang paling ampuh bray, ketika galau cobalah kita untuk bercerita kepada teman kita apa yang kita rasa dan pastinya jika ia memang benar-benar kawan mu dia akan membantu mu semaksimal mungkin.

6. Tidur
Hehehehe belum pernah si denger orang yang lagi galau terus tidur, tapi coba deh bray kita lentangkan tubuh kita di atas kasur, tarik nafas dalam dalam, keluarkan pelan pelan melalui mulut, dan pelahan lahan tutup kedua mata kita. Fikirkan hal hal yang menarik dan resapi itu baik-baik.

Bray biarpun cuman nonton film dari DVD / VCD kita juga bisa menghilangkan rasa galau, tidak harus kita nonton di 21 / XXI  bareng temen-temen.

Sunday, December 22, 2013

Agar Beruntung

Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.
Dalam salah satu sesi The Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada 2 kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?
Ya, karena sebelumnya pada halaman ke-2, Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "Berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar.
Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah-tengah koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "Berhenti menghitung sekarang dan beritahu ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!". Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar-benar sial.
Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang.
Ternyata orang-orang yang beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman- pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan-kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!" Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain, ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya.
Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian, Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati nurani" (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih.
Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari "gut feeling". Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan.
Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Coba saja lakukan tes sendiri secara sederhana. Tanya orang sukses yang kamu kenal, bagaimana prospek bisnis ke depan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka, setiap situasi selalu ada sisi baiknya.
Dalam salah satu tesnya Prof Wiseman meminta para relawan untuk membayangkan sedang pergi ke bank, dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata.
Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: "Wah sial bener ada di tengah-tengah perampokan begitu". Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: "Untung saya ada di sana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapat duit".
Apapun situasinya, orang yang beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.
=====
Sekarang, bagaimana kita menyikapi kesimpulan Richard Wiseman? 4 faktor di atas adalah kunci untuk mendapatkan keberuntungan. Intinya adalah: memiliki rasa syukur dan selalu berpikir positif.
Dengan terus memupuk rasa syukur dan berpikir positif, hati kita menjadi 'ringan' dan hasilnya: memancarkan aura positif yang mendatangkan banyak kebaikan bagi kita.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung...

Tuesday, September 17, 2013

Sifat-sifat yang bisa menghancurkan diri sendiri


1. Bashful
Sering menghindari perhatian karena malu

2. Unforgiving
Sulit melupakan sakit hati atas ketidakadilan yang dialami, biasa mendendam

3. Resentful
Sering memendam rasa tidak senang akibat tersinggung oleh fakta/khayalannya

4. Fussy
Bersikeras minta perhatian besar pada perincian/hal yang sepele

5. Insecure
Sering merasa sedih/cemas/takut/kurang kepercayaan

6. Unpopular
Suka menuntut orang lain untuk sempurna sesuai keinginannya

7. Hard to please
Suka menetapkan standar yang terlalu tinggi yang sulit dipenuhi oleh orang lain

8. Pessimistic
Sering melihat sisi buruk lebih dulu pada situasi apapun

9. Alienated
Sering merasa terasing/tidak aman, takut jangan-jangan tidak disenangi orang lain

10. Negative attitude
Jarang berpikir positif, sering cuma melihat sisi buruk/gelap setiap situasi

11. Withdrawn
Sering lama-lama menyendiri/menarik diri/mengasingkan diri

12. Too sensitive
Terlalu introspektif/ingin dipahami, mudah tersinggung kalau disalahpahami

13. Depressed
Hampir sepanjang waktu merasa tertekan

14. Introvert
Pemikiran & perhatiannya ditujukan ke dalam, hidup di dalam diri sendiri

15. Moody
Semangatnya sering merosot drastis, apalagi kalo merasa tidak dihargai

16. Skeptical
Tidak mudah percaya, mempertanyakan motif di balik kata-kata

17. Loner
Memerlukan banyak waktu pribadi, cenderung menghindari orang lain

18. Suspicious
Suka curiga/tidak percaya kata-kata orang lain

19. Revengeful
Sadar/tidak sadar sering menahan perasaan, menyimpan dendam, ingin membalas

20. CriticalSuka mengevaluasi/menilai/berpikir/mengkritik secara negatif

Sunday, May 5, 2013

Tips Menghindari HIPNOTIS


Hipnotis sebenarnya istilah buat pelaku yang mempergunakan kemampuan hipnosis. Ini persepsi yang harus kita buang dulu. Hipnosis sendiri adalah ilmu pengetahuan yang layak dipelajari oleh siapapun, jadi tidak ada kaitannya dengan ilmu hitam (Magic). Dia seperti pisau, bisa dipakai untuk memotong bawang atau malah membunuh. Tergantung pemakainya.
Sebagaimana diketahui bahwa tindakan kita itu digerakkan oleh pikiran (alam) sadar dan pikiran bawah sadar kita. Ketika pikiran bawah sadar kita bekerja, tentu pikiran sadar kita tidak berfungsi. Sehingga kita tidak bisa berpikir logis atau kritis. Di antara alam sadar dan alam bawah sadar, terdapat critical area yang membatasi. Hipnosis adalah tindakan untuk mengurangi peran area kritis tersebut hingga akhirnya pikiran bawah sadar kita terbuka. Saat hipnotis berhasil memasuki alam bawah sadar kita, tentu kita tidak menjadi kritis dan sangat mudah menerima sugesti. Mentransfer uang, menyerahkan kendaraan, atau lainnya, adalah hasil dari sugesti hipnotis tadi.
Cara untuk mengurangi peran area kritis ini biasanya disebut induksi. Tekniknya macam-macam. Di antaranya dengan pembingungan (misalnya dengan mengajukan pertanyaan yang membuat kita bingung), intimidasi (membuat kita terpana karena takut atau kagum), pengalihan mendadak, sugesti perlahan, atau yang lain. Kebanyakan hipnotis menggunakan kombinasi dari berbagai teknik tersebut.
Calon korban yang banyak diincar adalah wanita, remaja, orang yang terlihat kurang percaya diri, dan orang yang sendirian. Wanita diincar karena sering menggunakan perasaan sehingga critical areanya mudah terbuka. Remaja banyak diincar karena critical areanya masih tipis. Orang yang kurang percaya diri itu sugesti dirinya rendah sehingga mudah disugesti orang lain. Dan mereka yang sendirian, minimal mudah melamun atau bengong, sehingga peluang dihipnosis besar.
Dari uraian singkat tentang sekelumit pengetahuan hypnosis ini dapat diusahakan langkah-langkah untuk menghindarinya, antara lain:
  1. Senantiasa dzikrullah, selalu ingat kepada Allah melalui doa, kalimah-kalimah thayibah dan sebagainya.
  2. Kita mesti memiliki sugesti diri yang baik, sehingga tidak mudah disugesti oleh orang lain tanpa seizin kita. Sugesti diri ini bertetangga dekat dengan spiritualitas.
  3. Cara paling mudah untuk meningkatkan spiritualitas adalah dengan mensyukuri hidup kita saat ini. Bersyukur dalam hati, lisan, dan perbuatan.
  4. Hindari pikiran kosong, melamun dan sejenisnya.
  5. Kalau ada yang menepuk tiba-tiba dan orang tersebut tidak dikenal,segera balas tepukannya.
  6. Hindari tatapan seseorang yang tidak dikenal.
  7. Hindari tindakan, perilaku dan kebiasaan yang dapat memancing penjahat.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international voip calls